Definisi Kehilangan

 

Aku baru sadar, kehilangan sesuatu itu kayak kita kena sesuatu yang tajam di kulit, jadinya luka. Ketika baru kegores, rasanya gak sakit. Tapi ternyata beberapa detik setelahnya, rasanya perih luar biasa.

Setidaknya itu yang aku rasakan ketika kehilangan sesuatu kali ini. Awalnya kayak, “ah, gapapalah.. sante. Bisa balik kok.” Ternyata.. qadarullah Allah ambil untuk selamanya. Hiks.

Dan kehilangan yang aku alami masih cetek banget, kehilangan harta benda. Hapeku yang dipanggil “hape pleton” sama anak BEM, kubeli dengan menguras tabungan dan baru kupakai dua bulan itu, nyemplung di pantai gara-gara lupa aku duduki. Lalu rusak dan ternyata kalau kena air laut jadi tidak bisa diperbaiki.

Kehilangan yang sangat sederhana, kehilangan urusan dunia. Itupun masih membuat hati meringis, ya Allah berarti level sabarku belum setinggi itu ya

Tapi dari kehilangan ini, aku sadar. Bahwa Allah memang semudah itu mengambil apapun yang kita kira ada dalam genggaman kita. Padahal nyatanya.. nggak.

Aku mengobrol dengan kakak di asrama,

“Emang Allah tuh selalu punya cara untuk mengambil rezeki kita ya. Yang kita kira itu milik kita, ternyata bukan.”

“Begitulah kuasa Allah. Ia bisa membolak-balikkan hati dalam sekejap. Kemarin bahagia, besok sedih. Hari ini ngerasa punya sesuatu, besok diambil. Karena sejatinya, segala sesuatu di dunia ini bukan milik kita.”

Ya.. semuanya hanya titipan.

Termasuk tubuh ini, jiwa ini, seluruh yang dimiliki oleh diri ini. Semuanya milik Allah. Dan kepada Allah-lah semua akan kembali. Kita hanyalah berstatus sebagai peminjam, bukan pemilik.

Makanya, jangan pernah mencintai dunia terlalu dalam. Karena itu bukan milik kita..

Ketika aku ngobrol sama ibu, jawaban ibu malah membuatku meleleh diam-diam.

“Memang, semua bukan milik kita. Termasuk harta benda dan anak-anak. Kalian pun, bukan milik ibu. Kalian punyanya Allah, makanya ibu titipin aja kalian sama Allah..”

Dilanjut dengan wejangan tentang aku harus jaga kesehatan dan mataku yang minusnya tiap hari makin nambah.

Jadi, kita memang akan menyadari sesuatu baru setelah merasakannya. Dan kali ini, aku menyadari definisi dari kehilangan.

Kehilangan adalah cara Allah untuk menyadarkan kita, bahwa apa yang ada dalam genggaman kita tak pernah menjadi milik kita, melainkan miliknya Allah semuanya.

Dan kelak seperti hapeku yang sudah dipanggil duluan, kita pun akan dipanggil untuk kembali. Kepada haribaan Allah, pemilik kita sesungguhnya.

Ketika hari itu tiba, sudah siapkah?

  


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer